Rabu, 03 September 2014

Hack Sana... Hack Sini... Situ Hacker?

Pernah nggak mendapati status akun media sosial kita berisi kata-kata yang tidak menyenangkan? Pernah nggak mendapati BBM kita berisi kata-kata yang membuat orang yang tidak nyaman? Pernah nggak mendapati akun twitter kita dikomentari orang karena ketidaknyamanan status yang nggak kita tulis? Hayo! Jujur saja. Kan, dengan kejujuran akan timbul keberanian. Berani karena benar, takut karena salah! Nah, sekarang, pertanyaan berikutnya. Satu saja. Pernah nggak kamu pengin jahilin teman kamu dengan mengutak-utik akun media sosial teman Anda? Atau mungkin, karena sesuatu yang terpendam--kekesalan pribadi, misalnya? 

Berarti, you are hacked! Dan, buat yang usil, you are hacker! Hah? Pantas, dong, saya menghakimi kamu dengan sebutan hacker. Halo! Hacker tidak selamanya merusak sistem informasi dalam skala besar, tetapi dengan mengganggu ketentraman hidup seseorang, termasuk dengan mengutak-atik hal-hal mereka yang privasi itu sudah disebut sebagai hacker. Dan itu nggak sopan pakai bangetHacker adalah orang yang nggak sopan karena mereka menjajah tiga hal yang seharusnya mereka pikirkan sebelum tangan mereka usil mengutak-atik sesuatu.

Mereka mengganggu privasi kamu. Banyak status yang sebenarnya privasi, apalagi yang latah nulis panjang-panjang seperti saya, dan dilihat-lihat. Coba teliti frasa 'akun pribadi' pada akun media sosial kita. Apakah kita sudah mengerti arti kata pribadi? Nih, pengertian pribadi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pri·ba·di n 1 manusia sbg perseorangan (diri manusia atau diri sendiri): kritik itu ditujukan kpd orang itu sbg ketua, bukannya sbg --; pendapat -- , pendapat sendiri, bukan pendapat orang lain; pengawal -- pengawal untuk diri sendiri; sekretaris -- , sekretaris untuk diri sendiri
Nah, garis bawahi manusia sebagai perseorangan (diri manusia atau diri sendiri). Berarti akun itu milik perseorangan, dong. Sepaham? Yuk, cus! Nah, kalau akun itu milik perseorangan, berarti akun itu dibuat untuk kenyamanan seseorang dalam berekspresi. Jadi, intinya dengan kamu hacking akun seseorang berarti kamu mengganggu kenyamanan seseorang dalam berekspresi di sosial media, dan respon orang akan berlainan. Ada yang hanya ketawa, dan menganggap kamu aneh, atau kalau mereka peka, mereka akan langsung menulis: Bro/Sis, you've hacked! Intinya: privasi, kenyamanan, dan respon.

Herannya, sekarang ini orang yang melakukan hacking dibilang hanya bercanda. Nah, kalau kamu berpikir lebih jauh tentang apa dampak hacking, kamu seharusnya mengerti. Kalau kamu bilang hacking sebagai gaya bercanda, berarti kamu punya selera humor yang rendah atau bahkan nggak punya selera humor sama sekali. 

Jadi, masih mau bercanda dengan mengutak-atik akun media sosial orang? Pikir lagi, deh :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar