Selasa, 16 September 2014
Beauty Inside, Beauty Outside!
Cerita saya hari ini tidak membahas masalah make up dan sebagainya. Saya hari ini mau bercerita tentang sesuatu yang lebih dalam dan lebih pantas dari pada pensil alis, maskara, lensa kontak, perona pipi, blush-on, dtbl (dan tetek bengek lainnya). Saya ingin bercerita dan memotivasi buat kamu yang merasa minder ketika bertemu teman yang mukanya setingkat lebih enak dipandang.
Pertanyaan saya: buat apa kamu minder? Ya, terkadang minder bisa membuat kita menjadi tahu akan kelebihan-kekurangan kita lebih dalam. Tetapi, apakah dengan minder kita bisa mengubah wajah kita yang membuat kita minder menjadi enak dipandang dengan sekejap mata? Atau, dengan minder kamu pikir kamu nggak bakalan dapat cowok yang kamu idam-idamkan? Atau, kamu berpikir mereka yang berbadan cantik dan bertubuh singset adalah lambang kehidupan bahagia? Jawaban dari ketiga pertanyaan retorik itu adalah tidak sama sekali.
Krisdayanti yang begitu cantik dan telah menjalani operasi hidung merasakan kehidupan pernikahannya dengan mantan suaminya, Anang Hermansyah, sangat tidak bahagia. Malahan dia nganclong dengan pengusaha asal Timor Leste, Raul Lemos dan dituduh merebut suami orang. Ya, kan? Artis seksi Julia Perez justru diputus Gaston Castano hingga akhirnya batal menikah. Banyak contoh publik figur berbadan kurus dan cantik merasa tersiksa dengan kehidupannya. Bukan karena analogi orang berbadan makmur hidupnya semakmur badannya, lho! Tidak!
Justru satu hal yang penting buat kamu: tonjolkan keindahan budi pekertimu. Percuma kamu punya wajah cantik dan badan langsing tetapi budi-pekertimu menunjukkan bahwa kamu tidak pantas memiliki wajah cantik. Budi-pekerti yang baik tidak menjamin bahwa hidupmu akan mulus, tetapi dengan hal itu kamu akan merasakan bahwa kamu dicintai dan kamu ada. Bukan hanya sekadar dikagumi karena wajahmu mulus tak berpanu. :)
Sekarang, kamu mau bermenor ria atau tetap berdandan sederhana namun menunjukkan keindahan budi pekerti? Itu pilihanmu. :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar