Sabtu, 06 September 2014

Drama yang Berkehidupan atau Kehidupan yang Berdrama?

Kata Achmad Albar, dunia ini panggung sandiwara. Hush, jangan nyanyi, ah! Lagi pengin hening, nih! Tapi, hening hening begini kenapa pengin nulis, ya? Hmm... sepertinya malam minggu ini saya akan berkencan dengan tik-tak-tik-tuk laptop. Kalau mau pasang backsound, cukup dengan lagu latar belakangnya saja, ya. Trims!

Drama bukanlah sesuatu yang asing dalam hidup kita. Achmad Albar pun berkata demikian, 'kan? Drama punya banyak unsur. Tatalampu, tatabusana, pemain, naskah, dan sebagainya. Kita pun harus memainkan lakonnya dengan baik dan benar, pun dengan sepenuh jiwa. Penghayatan, ekspresi, dan lain sebagainya harus dimaksimalkan. Kalau nggak maksimal, yang ada malah penontonnya walkout langsung dari babak pertama drama diadakan. 

Lalu, apakah hidup kita asing akan drama? Maksudnya--pertanyaan retoris sih--, apakah kamu sadar kalau hidup kita ini drama? Skenario kita sudah diberikan sejak lahir, tidak pakai casting, tidak perlu pakai pakaian khusus, tidak perlu pakai riasan sana-sini, tidak perlu sibuk-sibuk menghafal dialog, dan tidak perlu juga latihan selama berbulan-bulan hanya untuk sebuah pentas megah penuh gairah. Tinggal lakonkan saja apa yang sudah menjadi peranmu yang telah direncanakan Sang Sutradara.

Sekarang, dibalik. Dramakah kehidupan kita? Bagaimana sih rasanya punya peran yang menjadikan kita pemeran lain, menghilangkan peran sesungguhnya dalam kehidupan ini? Bagaimana sih rasanya mengatakan dialog yang bukan dialog yang seharusnya keluar dari mulut kita? Bagaimana sih rasanya mengekspresikan sesuatu yang tidak natural? Bahkan, saya mau nanya, bagaimana sih rasanya memperkatakan dialog yang berasal dari seribu naskah dengan ekspresi yang berbeda-beda tetapi satu panggung? Mungkin itu yang disebut dengan kehidupan yang penuh drama. Salah-salah narasi, salah-salah dialog, ditimpuk deh. 

Kita renungkan, apakah kita punya drama yang berkehidupan, atau justru sebaliknya... kehidupan yang berdrama?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar