Berbicara masalah pria, definisi pria yang ada di benak saya adalah pria yang begitu macho, dengan otot-otot yang berlomba menyembul keluar dari bajunya, abs yang mencoba menampakkan keindahannya, ketampanan dan mata bak elang, jambang yang mengitari dagunya, berkumis (tipis), dan perilakunya yang begitu gentle. Kalau perlu, bertato sekalian! Pasti kalian mengidamkan pria sesempurna itu. Ya, kan, ladies? Mengakulah!
Tetapi, akhir-akhir ini, cewek-cewek fakultas saya terobsesi dengan pria-pria yang berasal dari Negeri Ginseng dan Negeri Gajah Putih. Putihnya kulit yang dipadu dengan semburat feminim dari wajahnya, hidung mancung, senyum yang (kalau bisa) menimbulkan lesung pipit dari wajahnya. Bahkan, mereka tak ubahnya wanita asli. Persis wanita. Pria-pria Korea seperti Kim Hee Chul, Onew 'SHINee', dan lain-lain mungkin adalah idaman banyak wanita di dunia. Sepertinya, jika para wanita itu mendapati salah satu dari idola mereka menyatakan cinta, mereka tak ubahnya Cinderella yang berubah nasib. Logika! Siapa wanita yang tidak mau bersuamikan pria tampan idaman mereka?
Rupanya, tidak usah jauh-jauh. Indonesia juga punya banyak spesies seperti ini. 'Makhluk' ini diberi nama: cowok cantik. Ya, seperti apa yang saya paparkan di atas, definisi cowok cantik adalah lelaki tampan yang punya gurat feminim dalam parasnya. Biasanya, cowok-cowok seperti ini mirip ibunya. Ya, nggak, sih? Biasanya, lho! Jadi, nggak semuanya, 'kan?
Nahasnya nasib cowok-cowok ini adalah, mereka disangka gay. Padahal, bukan maunya mereka punya wajah-wajah bergurat feminim itu, bukan? Bukan maunya! Sebab, cowok-cowok fakultas saya bernasib demikian. Salah satu materi stand up comedy yang pernah saya dengar saat welcoming service 2013 dulu mengatakan kalau cowok-cowok fakultas saya (Bahasa dan Sastra) tidak mau kalah cantik dengan cewek-cewek. Harus saya akui, ketika mereka berdandan mereka jauh lebih cantik daripada wanita. Tetapi, apakah dengan image seperti itu orang-orang lantas mengejek cowok cantik itu dengan sedemikian kejamnya? Mereka juga punya hak disebut gentlemen!
Soimah pernah bilang, "Makanya, jadi cowok jangan terlalu cantik!" Justru, saya tidak menyetujui pendapat itu. Bukan maunya mereka memiliki wajah terlalu cantik dalam paras mereka. Mereka berhak dibilang pria sejati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar